Terjemah Hikmatut Tasyrik Lengkap dengan Makna Pesantren


Muqoddimah

Kepada Allah kami memohon pertolongan dan karena Nabi-Nya yang mulia kita mendapat petunjuk ke jalan lurus. Allah berfirman, “Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh. Dari kejahatan makhluk-Nya. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. Juga dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul. Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.” (Al-Falaq: 1-5)

Makna Pesantren
Silahkan tekan gambar, lalu pilih tab baru untuk memperjelas makna

Ketahuilah, wahai segenap kaum muslimin – semoga Allah memberikan Pemahaman tentang rahasia Al-Qur’an dan hikmah di balik perintah-Nya Yang sangat memukau akal dan menenangkan jiwa kepada Anda-, bahwa Allah Yang Maha Kuasa telah mensyariatkan kepada kita beragam ibadah dan muamalah melalui Nabi pilihan-Nya dan Nabi-Nabi lainnya yang Sarat dengan beragama hikmah dan rahasia serta mengandung banyak Kemaslahatan. Dengan demikian, ibadah dan muamalah yang kita tunaikan yang banyak ragamnya dan dengan tata cara yang telah ditentukan, baik melalui ucapan maupun perbuatan, bukan hanya bersifat ibadah semata-Mata (ta’abbudi) melainkan sarat dengan rahasia dan hikmah yang sangat beragam.

Silahkan tekan gambar, lalu pilih tab baru untuk memperjelas makna

Penulis merindukan adanya buku yang menguak rahasia dan hikmah-hikmah tersebut. Entah berapa banyak perpustakaan yang penulis hubungi dan toko buku yang penulis kunjungi. Entah berapa banyak buku tentang Syariah Islam yang telah kami telusuri lembaran-lembarannya. Namun tidak Ada satu buku pun yang membahas masalah ini secara memadai. Kita hanya mendapat keterangan-keterangan singkat yang tercecer pada ribuan buku Yang penulis dapatkan. Sehingga, penulis memohon kepada Allah kiranya memberikan jalan keluar dari ketidakpuasan yang menghimpit dada selama ini.

Ketika penulis berada dalam suasana batin seperti itu, datanglah seorang Rekan yang berpikiran dan berjiwa bersih. Setelah kami bercengkerama Beberapa lama, ia melontarkan ide brilian agar penulis menggarap sebuah buku tentang topik urgen ini. Penulis sempat menolak, namun ia menasihati terus agar penulis melakukannya sesuai batas kemampuan yang dimiliki. “Insya Allah, Anda akan mendapat limpahan pahala,” ucapnya. Penulis pun berdoa dengan segera, “Wahai Rabb, bimbinglah hamba. Anugerahilah pertolongan dan kemudahan dari-Mu”. Lalu penulis mulai menghimpun pikiran yang kadang susah dipahami karena sulitnya metode argumen yang digunakan para penulis pada masalah ini. Akhirnya setelah menempuh perjuangan berat yang begitu panjang,

Penulis berhasil menyusun buku ini dengan judul: Hikmatut-tasyri wa Falsafatuh (Indahnya Syariat Islam). Buku ini berisi penjelasan tentang hikmah dan rahasia-rahasia syariat yang luar biasa. Padahal penulis hanyalah manusia lemah yang tidak berdaya jika tanpa bantuan dan kemudahan dari Zat Yang Maha Mulia.

Penulis mohon maaf jika ada kesalahan yang Anda dapatkan. Kesalahan tersebut tidaklah disengaja. Jika ada yang benar, itulah tujuan dan harapan penulis. Penulis sampaikan pernyataan ini karena khawatir ada orang keras, yang ngotot atau orang bodoh, mencoba mengeritik tanpa ilmu. Buku ini adalah cetakan ke lima yang tampil lebih lengkap, karena mencakup beragam hukum syari’ah yang belum disebutkan pada cetakan-cetakan sebelumnya. Inilah hasil goresan pena dan ungkapan cita-cita dan idealisme. Kepada Allah-lah kita kembali dan di sisi-Nyalah terdapat pahala terbaik.






Posting Komentar

0 Komentar